Welcome

Omzet Besar Bisnis Berjualan Mainan Anak

Selain itu, bisa dilihat bahwa usaha mainan nyaris tidak pernah sepi.Penjual mainan mulai dari di pinggir jalan sampai di pusat perbelanjaan selalu dipenuhi pembeli. Sama seperti mobil-mobilan, Pistol-Pistolan juga merupakan mainan yang masih diminati hingga saat ini. Dan menjual Pistol-Pistolan menjadi salah satu bisnis mainan serba serbi dengan modal kecil, namun untungnya sangat besar.

Hal yang paling pertama bisa Anda lakukan adalah menyiapkan modalnya terlebih dahulu. Varian mainan anak memang sangat beragam, sehingga harganya pun sangat bervariasi. Hal ini bisa Anda sesuaikan dengan jumlah modal yang Anda miliki. Tidak hanya itu, modal harus Anda siapkan juga untuk berbagai kebutuhan operasional usaha.

Berjualan mainan anak

Ditemui kabarseputarmuria di pantai Teluk Awur Sakdudin sedang buka dasar mainan. Mainan dari kantong plastic besar ia keluarkan lalu ia tata di belakang sepeda motornya. Ada bilah bamboo dengan ujung karet lunak untuk menata mainannya. Ia tata lele-lelean, Kipas putar, Bebek bunyi sehingga menarik perhatian anak. Huamiroh yang sudah beranjak pergi dari tempat kakek tersebut akhirnya memutuskan untuk memutar balik kendaraannya.

Jumlahnya cukup untuk membeli indukan kambing yang kini telah memiliki dua anakan berumur 5 bulan. Karena di hari Natal, mereka akan menerima kado dari orangtua dan saudara. Biasanya isinya berupa mainan yang memang diinginkan anak.

Arief optimistis, bisnis ini akan terus berkembang ke depan. Alasannya, masyarakat sudah makin sadar dengan nilai dari produk olahan kardus. Tinggal bagaimana para pelaku usaha terus gencar mempromosikan dan berkreasi. Eko Srilaksono asal Malang, Jawa Timur, juga menyulap kardus menjadi aneka mainan, seperti kuda-kudaan dan mobil mini, dengan brand Si Kambi. “Keunikan bentuk dan nilai seni menjadikan produk ini juga cocok dijadikan pajangan atau pelengkap dekorasi acara ulang tahun anak,” imbuhnya. Saat ini, marak usaha yang memanfaatkan bahan bekas seperti kardus menjadi produk yang punya nilai jual tinggi.

Pendapatan sehari kalau ramai kira-kira 15 sampai 20 ribu, bahkanseringkali saya tidak mendapatkan pembeli satupun. Sehingga pada saat musim hujan saya terpaksa memakai uang jatah modal untuk makan”. Persoalannya, kata Harloso, penjual mainan anak dengan harga di atas Rp 5 ribu itu dinilai memberatkan warga. Anak yang pengin mainan sampai menangis karena orangtua tidak punya uang untuk membelikan.